Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Setiap daerah memiliki keunikan dan potensi alamnya sendiri. Hal ini memberikan peluang yang menguntungkan dalam sektor pariwisata. Pembangunan pariwisata memiliki peranan penting dalam mendorong perekonomian. Salah satu pemberdayaan ekonomi di masyarakat dalam sektor pariwisata adalah melalui pengembangan desa wisata. Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pada tahun 2023 terdapat 4.674 desa wisata di Indonesia yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua. Provinsi Gorontalo memiliki 47 desa yang menjadi destinasi wisata. Desa botubarani merupakan salah satu dari 47 desa tersebut. Desa Botubarani menjadi destinasi wisata karena kemunculan hiu paus di area pantai Botubarani. Fenomena kemunculan hiu paus pernah ada di beberapa perairan Indonesia salah satunya di wilayah Taman Nasional Teluk Cendrawasih Papua. Kemunculan hiu paus di Desa Botubarani menjadi fenomena langka karena titik kemunculannya sangat dekat dengan pesisir pantai yaitu berjarak ±25-30 m dari bibir pantai. Wisata Hiu Paus di Desa Botubarani pernah viral di media sosial, dengan banyaknya gambar dan video yang beredar, menarik minat banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. Banyaknya wisatawan yang berkunjung sangat membantu perekonomian warga dapat dilihat dari banyak nelayan Desa Botubarani beralih beralih profesi menjadi guide untuk mengantar wisatawan melihat hiu paus. Meskipun demikian, kurangnya fasilitas yang memadai menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan rekreasi desa botubarani yang dapat memfasilitasi kegiatan pariwisata di Desa Botubarani dengan menerapakan konsep arsitektur ekologi yang memberikan keselarasan antara desain kawasan rekreasi dengan alam sekitar. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data primer dan sekunder, melibatkan pengamatan langsung, wawancara, serta studi literatur, referensi buku, jurnal, dan sumber online. Data yang terkumpul dianalisis sehingga menghasilkan data yang akurat sebagai dasar panduan untuk konsep perancangan. Kata Kunci : Wisata Rekreasi, Hiu Paus, Desa Botubarani, Pariwisata, Arsitektur Ekologi.