Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang melibatkan media dan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tilongkabila tahun ajaran 2024/2025, dan sampel ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji-t, perhitungan effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t-hitung (2,448) > t-tabel (1,677), dengan nilai effect size sebesar 0,69 (kategori sedang) dan N-Gain 0,570 (cukup efektif) pada kelas eksperimen, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh N-Gain sebesar 0,445 (kurang efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis AR melalui model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kata Kunci : Augmented Reality, Problem Based Learning, Pemecahan Masalah Matematis, Bangun Ruang Sisi Datar, SMP