KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA MIE BASAH TINGGI SERAT DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG JANTUNG PISANG (MUSA PARADISIACA) DAN KONJAK (AMORPHOPHALLUS ONCOPHYLLUS) SEBAGAI PENGENYAL

SAFITRI HARUN (651418075)
Skripsi
Pembimbing
Ir. Zainudin A. K. Antuli, M.Si (0013086506)
Widya Rahmawaty Saman, S.TP., M.Si (0008119304)
Tanggal Upload
28-08-2025
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik fisikokimia dan organoleptik mie basah tinggi serat dengan penambahan tepung jantung pisang dan konjak sebagai pengenyal. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor, Adapun faktor yang digunakan yaitu konsentrasi tepung jantung pisang (0,75,100,125). Variabel pengamatan yang akan dilakukan meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar serat kasar, kadar karbohidrat, uji elastisitas, cooking loos/KPAP, dan uji organoleptik. data yang diperoleh dari masing-masing diulang sebanyak 3 kali dan di analisis menggunakan Anlisis Ragam (ANOVA) untuk mengetahui perbedaanya, selanjutnya di uji dengan menggunakan DNMRT (Duncan New Multiple Range Test) dengan uji taraf 1?n 5%.Variabel pengamatan yang akan dilakukan meliputi kekenyalan, cooking loss, kadar serat kasar, karbohidrat, protein, lemak, abu, air, dan organoleptik. Data yang diperoleh masing-masing diulang sebanyak 3 kali dan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jantung pisang dengan perlakuan terbaik mie basah dengan penambahan 75g tepung jantung pisang dengan kadar air 43,87%, kadar abu 1,24%, kadar lemak 2,15%, kadar protein 6,76%, kadar karbohidrat 45,99%, kadar serat kasar 8,01%, cooking loss 3,00%, nilai kekenyalan 138,77 g/force Kata Kunci : Jantung Pisang, Konjak, Mie basah.