Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah dengan Implementasi model Guided Discovery Learning. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Desain Penelitian ini adalah model spiral oleh Stephen Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi 1) Perencanaan; 2) Tindakan; 3) Pengamatan; dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan teknik tertulis yang diterapkan pada guru dan siswa kelas VIII yang dibelajarkan menggunakan model Guided Discovery Learning Instrumen Penelitian yang mencakup capaian kegiatan Guru dan Siswa serta Tes Kemampuan Pemecahan Masalah siswa. Hasil Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan pada setiap aspek yang diamati, dimana pada aktivitas pendidik mencapai kategori cukup menjadi baik dengan presentase 66,95% menjadi 83,02%, pada aktivitas siswa juga meningkat dari kategori cukup jadi sangat baik dengan presentase 60,35% menjadi 76,81%, serta pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa meningkat ditinjau dari nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I sebesar 51,72?n siklus II sebesar 79,31% mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah murid pada Teorema Pythagoras dengan mengimplementasikan Guided Discovery Learning di SMPN 3 Suwawa. Kata kunci: Guided Discovery Learning, kemampuan pemecahan masalah, Teorema Pythagoras