Hiperkolesterolemia adalah gangguan metabolisme lipid yang dibuktikan dengan peningkatan kadar kolesterol total dalam darah melebihi 200 mg/dL Individu yang mengalami hiperkolesterolemia rentan menderita penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, penyakit arteri perifer, stroke, hingga gagal jantung dan kematian. Rumusan Masalah : (1) Apakah terdapat perbedaan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah mengkonsumsi statin, apel, dan kombinasi apel statin pada penderita hiperkolesterolemia ? (2) diantara ketiga kelompok, kelompok mana yang memberikan penurunan kadar kolesterol total paling signifikan ?. Tujuan Penelitian : mengetahui perbedaan apel dan statin dalam menurunkan kadar kolesterol total pada penderita hiperkolesterolemia. Rancangan yang digunakan adalah penelitian experimental yang dilakukan selama 14 hari. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi apel, statin, dan kombinasi apel dan statin. Hasil Penelitian : Tidak terdapat perbedaan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah mengkonsumsi statin pada penderita hiperkolesterolemia (p value 0,188), tidak terdapat perbedaan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah mengkonsumsi apel pada penderita hiperkolesterolemia (p value 0,078), Terdapat perbedaan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah mengkonsumsi apel dan statin pada penderita hiperkolesterolemia (p value 0,000), diantara ketiga kelompok, kelompok kombinasi apel dan statin menunjukkan penurunan kadar kolesterol total paling signifikan (p value 0,000). Kesimpulan : kombinasi apel dan statin memberikan penurunan kadar kolesterol lebih signifikan dibandingan mengkonsumsi apel atau statin saja. Saran : Kepada individu yang memiliki riwayat hiperkolesterolemia agar dapat mengkombinasikan terapi statin dengan terapi diet nutrisi khususnya mengkonsumsi apel setiap hari. Kata Kunci : Apel, Statin, Hiperkolesterolemia, Polifenol, Pectin, Antioksidan.