PENGARUH RENDAMAN LARUTAN DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)

GHINA LUTHFIYYAH MOBONGGI (1111421004)
Skripsi
Pembimbing
Dr. Juliana, S.Pi, M.P (0020097505)
Indra G. Ahmad, S.Pi, M.Si (0008118703)
Tanggal Upload
31-07-2025
Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan sebagai sumber protein hewani. Dalam proses budidayanya, ikan Nila rentan terhadap serangan penyakit, terutama yang disebabkan oleh parasit. Daun Pepaya (Carica papaya L.) dikenal sebagai salah satu bahan alami yang mengandung zat aktif seperti alkaloid, flavonoid, papain, dan tanin, yang memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan parasit. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh perendaman ikan Nila dalam larutan daun papaya dengan dosis yang berbeda terhadap penurunan intensitas dan prevalensi ektoparasit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2024 di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu. Sampel yang digunakan berjumlah 230 ekor ikan Nila yang diambil dari kolam sistem tradisional. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tiga jenis ektoparasit menginfeksi ikan Nila, yaitu Trichodina sp., Dactylogyrus sp., dan Oodinium sp. Hasil penelitian melalui perendaman larutan daun pepaya selama 20 menit pada perlakuan P4 (30 gr/liter) menunjukan penurunan intensitas dan prevalensi ektoparasit yang paling tinggi dibandingkan dengan P1 (Tanpa Perlakuan). Penelitian ini menekankan pentingnya pemanfaatan larutan daun pepaya dengan berbagai dosis serta durasi perendaman yang optimal sebagai alternatif alami dalam pengendalian ektoparasit pada ikan Nila. Kata kunci: Carica papaya L., Ektoparasit, Intensitas, Oreochromis niloticus, Prevalensi