COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENYELARASKAN POKOK-POKOK PIKIRAN DPRD DENGAN RKPD DI PROVINSI GORONTALO

ESPIN TULIE (706622004)
Disertasi
Pembimbing
Prof. Dr. Asna Aneta, M.Si (0027125907)
Dr. Yanti Aneta, S.Pd., M.Si, (0004077802)
Prof. Dr. Ismet Sulila, SE., M.Si (0018037802)
Tanggal Upload
20-03-2025
Abstract

Espin Tulie, NIM: 706622004. Collaborative Governance Dalam Menyelaraskan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Dengan RKPD Di Provinsi Gorontalo. Promotor: Prof. Dr. Asna Aneta, M.Si, Co-Promotor I: Dr. Yanti Aneta, S.Pd., M.Si, Co- Promotor II : Prof. Dr. Ismet Sulila, SE., M.Si. Penelitian ini mengkaji collaborative governance oleh DPRD dan Pemerintah Daerah dalam menyelaraskan Pokok-pokok pikiran (Pokir) dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Provisi Gorontalo. Penelitian menitikberatkan pada teori (Ansell & Gash, 2008) dengan menganalisis kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan, dan proses kolaborasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui tahapan observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Data dikaji berdasarkan informasi yang disampaikan oleh informan kunci dan informan pendukung. Pengecekan keabsahan data dengan melakukan konfirmasi melalui Focus Group Discussion (FGD), selain itu teknik analisis data menggunakan model triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kondisi awal dengan temuan penelitian terdapat koordinasi antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemerintah Provinsi Gorontalo masih kurang efektif, yang ditunjukkan dengan adanya tumpang tindih perencanaan; 2) Desain kelembagaan saat ini belum mendukung komunikasi yang efektif, dengan visi dan tujuan yang berbeda antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemerintah Provinsi dalam mengedepankan kepentingan masyarakat; 3) Kepemimpinan kurang efektif berdampak pada kurangnya keterpaduan antar lembaga, pengawasan internal dan eksternal yang lemah, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan yang belum optimal; 4) Proses kolaborasi terhambat oleh kepentingan politik, ego sektoral, kurangnya koordinasi yang efektif, komitmen yang rendah, ketidakjelasan arah dan tujuan, serta kurangnya pemantauan dan evaluasi. Sehingganya untuk menjawab permasalahan yang ada, penelitian ini memberikan rekomendasi bahwasanya dalam mencapai collaborative governance yang efektif di Provinsi Gorontalo penting untuk memperhatikan Konsistensi (Consistency) dengan indikator sinkornisasi, karakteristik, partisipasi publik dan pengawasan. Secara umum penelitian merekonstruksi teori dengan menemukan model collaborative governance dengan indikator 1) Kondisi awal; 2) Desain kelembagaan; 3) Kepemimpinan; 4) Proses kolaborasi; 5) Konsistensi (Pidu Piduduto) dengan indikator Sinkronisasi, karakteristik, partisipasi publik dan pengawasan. Kata Kunci: Konsistensi (Pidu Piduduto); Sinkronisasi, Karakteristik; Partisipasi & Pengawasan.