Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest and Posttest. Subjek penelitian berjumlah 16 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 6 perempuan, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Instrumen yang digunakan berupa pre-test dan post-test yang dirancang berdasarkan indikator-indikator kemandirian, seperti kemampuan fisik, rasa percaya diri, tanggung jawab, disiplin, dan pengendalian emosi. Data dianalisis menggunakan uji-t (paired sample t-test) untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai t hitung > t tabel dan signifikansi < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran sains memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemandirian anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sains efektif dalam membantu perkembangan kemandirian anak usia dini. Kata Kunci: Pembelajaran Sains, Kemandirian