Daun pare (Momordica charantia) banyak digunakan sebagai obat herbal dan telah terbukti memiliki potensi untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol karena kandungan charantin dan momordicin pada tanaman ini, namun pada dosis tertentu suatu senyawa tetap memiliki probabilitas untuk menyebabkan toksisitas dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksisitas akut LD50 dari ekstrak metanol daun pare (Momordica charantia) yang diberikan secara oral pada mencit berjenis kelamin jantan dan betina menggunakan metode OECD 420-FDP (Fix Dose Procedure). Mencit dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok dosis, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Kelompok kontrol diberikan Na-CMC 0,5% sebanyak 0,5ml dan kelompok perlakuan diberikan dosis tunggal ekstrak metanol daun pare yang dimulai dari 2000mg/KgBB sebanyak 0,5ml. Pengamatan dilakukan selama 14 hari yang meliputi gejala klinis piloereksi, konvulsi, tremor, nyeri, hipersalivasi, lakrimasi, dan jumlah kematian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kategori toksisitas berdasarkan penggolongan GHS (Globally Harmonized System) ekstrak metanol daun pare (Momordica charantia) masuk pada kategori 5 untuk mencit jantan dan kategori 4 untuk mencit betina dengan nilai LD50 di 2000mg/KgBB.