Penelitian ini merumuskan model matematika untuk menganalisis interaksi antara hama penggerek batang jagung dan parasitoid telurnya, tawon Trichogramma evanescens, menggunakan pendekatan model pest-predator dengan empat fase siklus hidup (telur, larva, pupa, dan dewasa). Model ini berbentuk sistem persamaan diferensial biasa orde pertama dengan delapan variabel populasi. Analisis dinamika mengidentifikasi dua titik kesetimbangan biologis: kepunahan total (E_0) dan koeksistensi (E^*). Titik E0 stabil secara asimtotik lokal jika laju kelahiran telur hama (f1) berada di bawah ambang kritis, sedangkan E^* stabil asimtotik lokal sesuai Kriteria Routh-Hurwitz, menunjukkan kemungkinan koeksistensi jangka panjang. Simulasi dan analisis sensitivitas menunjukkan bahwa pengendalian hama paling efektif dipengaruhi oleh laju reproduksi tawon (n) dan perpindahan larva ke pupa (δ2), di mana peningkatan keduanya menekan seluruh fase populasi hama. Namun, laju serangan tawon (a) yang terlalu tinggi dapat menurunkan populasi parasitoid sendiri tanpa menekan hama secara signifikan, menandakan pengendalian tidak optimal jika parameter a tidak dikelola dengan tepat. Kata Kunci: Model Pest-Predator, Penggerek Batang Jagung, Trichogramma evanescens, Siklus Hidup, Pengendalian Hayati