ANALISIS SEBARAN BANJIR AKIBAT KERUNTUHAN BENDUNGAN BULANGO ULU KABUPATEN BONE BOLANGO

FATMAWATI ABDUL RAZAK (511418044)
Skripsi
Pembimbing
Aryati Alitu, S.T, M.T. (0007046907)
Ir. Barry Yusuf Labdul, M.T. (0007046907)
Tanggal Upload
25-05-2023
Abstract

Fatmawati Abdul Razak, 2023. Analisis Sebaran Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango. Program Studi Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Aryati Alitu, S.T., M.T. dan Pembimbing II Ir. Barry Y. Labdul, M.T. Bendungan merupakan salah satu bangunan infrastruktur bidang sumber daya air yang penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Selain banyaknya manfaat, bendungan juga dapat menimbulkan risiko yang besar, diantaranya keruntuhan bendungan yang dapat menimbulkan banjir besar di daerah bagian hilir bendungan. Bencana dahsyat tersebut tidak hanya terjadi pada lokasi sekitar bangunan, tetapi mencakup area yang luas pada bagian hilir bendungan dan juga dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi genangan banjir akibat overtopping dan piping ditinjau dari luas genangan, kedalaman, kecepatan banjir dan waktu tiba banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pemodelan genangan banjir akibat keruntuhan bendungan yang dilakukan dengan HEC-RAS v6.0 dengan bantuan ArcGIS v10.3 dengan penyebab keruntuhan bendungan adalah akibat overtopping dan piping dengan studi kasus Bendungan Bolango Ulu yang berlokasi di Kabupaten Bone Bolango. Hasil analisis sebaran banjir yang terjadi akibat keruntuhan pada skenario overtopping, didapatkan bahwa genangan banjir di Kota Gorontalo mencapai 43?ri luas area 7959 Ha, dengan kedalaman rerata maksimum banjir 3,87 m, kecepatan rerata maksimum 1,80 m/detik dan waktu tiba banjir rerata adalah 2,67 jam. Pada skenario piping, didapatkan bahwa genangan banjir di Kota Gorontalo mencapai 42?ri luas area 7959 Ha, dengan kedalaman rerata maksimum banjir 3,22 m, kecepatan rerata maksimum 1,45 m/detik dan waktu tiba banjir rerata adalah 2,26 jam. Kata kunci : Overtopping, Piping, Sebaran Banjir