Siklus menstruasi merupakan jarak yang dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya yang biasanya berlangsung antara 21 hingga 35 hari. Pada saat ini sering ditemui masalah pada siklus menstruasi dimana terjadi siklus menstruasi <21> 35 hari dimana salah satu faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah stres yang secara langsung mempengaruhi sistem hormonal vital untuk reproduksi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa semester akhir jurusan keperawatan di Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 267 responden dan jumlah sampel 160 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner tingkat stres DASS 42 dan lembar observasi siklus menstruasi. Analisa bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan p-value = 0,000 (< α (0,05) yang bermakna terdapat hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa semester akhir jurusan keperawatan di Gorontalo. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti terkait adanya faktor lain yang berkaitan siklus menstruasi seperti berat badan, status gizi serta konsumsi rokok dan alkohol. Kata Kunci : Mahasiswa Semester Akhir, Siklus Menstruasi, Tingkat Stres Daftar Pustaka : 93(2012-2024)