Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) di MIM Unggulan Wumialo Kota Gorontalo berdasarkan empat komponen CIIP, yaitu konteks, input, proses, dan produk. Komponen konteks dijelaskan melalui program keselarasan dengan kebijakan Merdeka Belajar, relevansi dimensi P5 terhadap karakteristik peserta didik, serta keterlibatan budaya sekolah dan masyarakat. Komponen masukan meliputi kesiapan sumber daya, kompetensi guru, perangkat terbuka, sarana prasarana, tim pengelolaan, dan partisipasi siswa. Komponen proses meliputi keterlaksanaan tahapan projek, penerapan pembelajaran kontekstual, peran guru sebagai fasilitator, serta sistem monitoring dan dokumentasi. Komponen produk menganalisis hasil pencapaian peserta didik dalam penguatan karakter sesuai dimensi P5, kebermanfaatan karya, budaya kolaboratif, serta projek keinginan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan program ini secara umum berjalan sangat baik. komponen konteks memperoleh skor rata-rata 93% (sangat baik), yang mencerminkan keselarasan antara tujuan projek dengan kebijakan nasional dan kebutuhan peserta didik. Komponen input memperoleh skor 91% (sangat baik), menunjukkan kesiapan dan dukungan yang kuat dari sumber daya sekolah. Komponen proses juga memperoleh skor 91% (sangat baik), menggambarkan pelaksanaan projek yang sistematis, kontekstual, dan partisipatif. Sementara itu, komponen produk memperoleh skor 89% (baik), yang menunjukkan bahwa projek telah mampu menghasilkan penguatan karakter dan keterampilan siswa yang signifikan, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan terutama dalam kelangsungan hasil projek. Kata Kunci: Analisis, Projek Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka