PENGARUH BEBAN KERJA MENTAL KARYAWAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI DI MALL LAYANAN PUBLIK BONEBOLANGO

AFRIYANTI MII (561421016)
Skripsi
Pembimbing
Idham Halid Lahay, S.T., M.Sc (0022107405)
Hendra Uloli, ST, MT (0015018402)
Tanggal Upload
04-08-2025
Abstract

Tingginya tekanan mental pada individu merupakan salah satu faktor yang dapat mengakibatkan penurunan produktivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja mental terhadap kinerja organisasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bone Bolango. Pengukuran beban kerja mental menggunakan kuesioner NASA-Task Load Index (NASATLX), serta kinerja organisasi diukur menggunakan kuesioner yang dikembangkan dari empat perspektif Balanced Scorecard (BSC). Sampel penelitian terdiri dari 54 karyawan MPP yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja mental karyawan secara umum berada pada kategori tinggi Analisis data menggunakan uji parsial dan simultan menemukan bahwa tiga dari enam dimensi beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi, yaitu Mental Demand, p=0,00, Physical Demand, p=0,03, dan Temporal Demand, p=0,03. Sementara itu, tiga dimensi lainnya, yakni Performance, Effort, dan Frustration tidak berpengaruh secara signifikan. Meskipun terdapat beban kerja yang tinggi pada beberapa dimensi, kinerja organisasi secara keseluruhan tetap terjaga pada tingkat yang optimal. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya manajemen beban kerja yang terfokus. Penelitian selanjutnya, disarankan agar mengeksplorasi variabel seperti kepuasan kerja, dan sistem penghargaan menggunakan metode campuran (mixed-methods) serta analisis Structural Equation Modeling (SEM) pada sampel yang lebih besar. Kata Kunci: Beban Kerja Mental, Kinerja Organisasi, NASA-TLX, Balanced Scorecard, Mal Pelayanan Publik